Fungsi Otot Polos

Wednesday, October 19th, 2016 - Biologi
fungsi otot polos

fungsi otot polos

Fungsi Otot Polos  – Satuan/serabut otot polos umumnya disebut “sel”, karena memenuhi kriteria sel. Bentuknya seperti kincir (spindle-shaped) dengan ujung runcing atau bercabang. Ukurannya bervariasi, ukuran terbesar pada uterus pada masa pregnansi 12×600µm, dan yang terkecil ditemukan pada arteri-arteri keci 1×10µm. Intinya 1 (satu) dan berbentuk lonjong dengan ujung tumpul. Pada otot polos yang sedang berkontraksi bentuk inti sering bergelombang.

Secara mikroskopis inti otot polos agak sulit dibedakan dengan fibroblast, tapi bila diperhatikan dengan teliti keduanya jelas berbeda. Inti otot polos memiliki ujung tumpul dan mengambil warna sedikit pucat, sedangkan fibroblast intinya agak runcing dan mengambil warna lebih kuat.

Fungsi Otot Polos :

  • Kontraksi otot polos disebabkan oleh empat faktor:
  • Neksus
  • Tarikan mekanik yang bersifat lokal
  • Pengaruh hormonal mis. Oksitosin
  • Inervasi saraf otonom

Kontraksi ritmis pada peristaltik dapat mendorong makanan ke arah belakang. Kontraksi otot polos yang tidak terkoordinasi dan tersendiri membangkitkan gejala kejang (Spasmus).

Secara embriologik otot polos berkembang dari mesenkhim atau mesoderm, kecuali pada iris (mata) dan kelenjar keringat berasal dari ektoderm. Perkembangan dimulai dari mioblas yang selanjutnya membelah secara mitosis yang menghasilkan otot polos.

Fungsi Otot Polos

gambar otot lurik dengan bagiannya
Fungsi Otot Polos | admin | 4.5